Desa Kangkung, 31 Juli 2026
Upaya memperkenalkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Kangkung kepada masyarakat terus dilakukan melalui pemanfaatan media digital. Salah satunya diwujudkan melalui program kerja pembuatan website pemasaran UMKM yang dilengkapi deskripsi latar belakang produk berbasis budaya lokal sebagai unique selling point. Program ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus memperkenalkan cerita dan nilai budaya yang melekat pada produk UMKM.
Program yang dilaksanakan pada 31 Juli 2026 ini menghadirkan sebuah website yang memuat informasi mengenai sejumlah UMKM pilihan. Tidak hanya menampilkan produk, website tersebut juga memberikan deskripsi mengenai latar belakang dan karakteristik produk dengan pendekatan budaya lokal. Dengan demikian, produk UMKM tidak hanya diposisikan sebagai barang yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman, kebiasaan, dan identitas masyarakat setempat.
Salah satu fitur yang menjadi bagian dari website adalah “Author’s Pick”, yaitu pilihan tiga UMKM unggulan yang ditentukan berdasarkan pengalaman langsung selama pelaksanaan program. Pemilihan tersebut mempertimbangkan beberapa aspek, mulai dari pengalaman mencicipi produk, kunjungan secara langsung ke lokasi UMKM, kualitas rasa, hingga keunikan produk yang ditawarkan. Pendekatan ini dilakukan agar rekomendasi yang diberikan tidak semata-mata berdasarkan informasi promosi, tetapi juga berdasarkan pengalaman dan pengamatan langsung di lapangan.
Dalam proses pembuatannya, program ini turut melibatkan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris untuk mendukung penyusunan informasi dalam bahasa Inggris. Kolaborasi tersebut menghasilkan website dengan informasi dan deskripsi produk secara bilingual, sehingga informasi mengenai UMKM dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus memberikan alternatif media promosi yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital.
Keberadaan website ini juga diperkenalkan kepada masyarakat melalui poster yang dilengkapi barcode/QR code. Masyarakat cukup memindai kode tersebut untuk mengakses website dan memperoleh informasi mengenai UMKM yang tersedia. Penggunaan QR code diharapkan dapat membuat akses terhadap informasi menjadi lebih praktis sekaligus mendorong masyarakat untuk mengenal dan mengunjungi produk-produk UMKM yang diperkenalkan.
Melalui program ini, pemasaran UMKM tidak hanya diarahkan pada peningkatan visibilitas produk di ruang digital, tetapi juga pada upaya mengangkat cerita dan nilai lokal sebagai bagian dari daya tarik produk. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memiliki identitas promosi yang lebih kuat, sekaligus memperkenalkan bahwa di balik setiap produk lokal terdapat pengalaman, pengetahuan, dan budaya masyarakat yang turut membentuknya.
Secara keseluruhan, program pembuatan website pemasaran UMKM berhasil direalisasikan melalui kolaborasi lintas bidang dan telah diperkenalkan kepada masyarakat. Website tersebut menjadi salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan sekaligus mempromosikan potensi UMKM Desa Kangkung dengan cara yang lebih kreatif, informatif, dan dekat dengan perkembangan pemasaran digital.
